OBAT PENYAKIT GATAL GATAL PADA KULIT VAGINA

Gatal gatal pada kelamin atau kemaluan baik pada pria maupun wanita banyak penyebabnya. Mulai dari kutu skabies,eksim,infeksi jamur/fungi,alergi,penyakit menular seksual,herpes genitalis dll. Pengobatannya juga bermacam macam jenisnya. Mulai dari obat oral/minum,salep/krim oles baik obat tradisional. Maupun obat antibiotik yang ada di apotik baik itu dengan atau tanpa resep dokter. Sebelum membahas mengenai pengobatannya alangkah baiknya jika kita mengenal jenis gatalnya dan penyebabnya. Sehingga pengobatan yang diberikan tepat sasaran karena beda penyebabnya beda juga jenis obat yang diberikan.

Penyebab gatal pada kemaluan

1.Infeksi jamur kulit atau kandidiasis

Umumnya jamur pada kulit tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan cepat dengan pengobatan anti jamur. Meski demikian, waspada kondisi ini mengarah pada penyakit menular seksual. Karena jamur disekitar kemaluan bisa menyebabkan masalah serius terutama pada wanita. Infeksi ini umumnya berdampak kepada kepala penis dan disebut kandida balanitis. Jamur penyebab infeksi ini telah ada secara alami dalam tubuh dan tidak berbahaya pada kondisi tubuh sehat. Kondisi tertentu seperti diabetes membuat jamur dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi. Pada pengidap diabetes, infeksi berisiko untuk datang kembali, meski pengidap telah menjalani pengobatan. Berikut penyebab lainnya:

  • Tinea cruris: merupakan infeksi jamur yang ditandai dengan adanya ruam gatal pada selangkangan. Biasanya berkaitan dengan pakaian yang ketat dan lembab
  • Psoriasis: merupakan penyakit kulit kronis yang ditandai dengan adanya area kulit kemerahan yang menebal. Biasanya terdapat juga pada lutut, siku, punggung belakang dan kulit kepala.
  • Dermatitis seboroik: hampir mirip dengan psoriasis
  • Skabies: disebabkan oleh parasit sarcoptes scabiei. Biasanya gatal pada selangkangan, bokong penis, ketiak dan sela-sela jari
  • Dermatitis kontak: terjadi akibat kontak dengan alergen. Misalnya penggunaan sabun atau bahan karet (kondom).

2. Gatal pada area pubis/Rambut kemaluan

Area tumbuhnya bulu kemaluan, kerap kali juga dikeluhkan muncul keluhan gatal. Gatal pada area tumbuhnya bulu kemaluan bisa disebabkan beberapa pencetus, diantaranya:

  1. Pubic lice (kutu): kutu ini merupakan parasit yang menempel pada rambut pubis manusia. Biasanya menular melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Gejalanya adalah gatal pada area pubis dan juga bercak-bercak darah. Atau bercak hitam pada celana dalam yang merupakan feses dari kutu tersebut.
  2. Follikulitis: biasanya bersifat lebih nyeri dibandingkan gatal
  3. Molluscum contagiosum: merupakan infeksi virus yang memiliki gejala terdapat benjolan kecil putih seperti mutiara. Merupakan penyakit menular seksual dan dapat terlihat juga pada batang penis.

3. Penyakit menular seksual (PMS)

Tidak di pungkiri infeksi penyakit menular seksual sering menjadi biang keladi masalah gatal gatal pada kemaluan. Karena salah satu ciri ciri penyakit menular adalah timbulnya rasa gatal di sekitar kemaluan. Baik di permukaan kulit atau didalam kemaluan itu sendiri. Berikut beberapa penyakit menular seksual yang menjadi penyebab gatal gatal pada kemaluan:

  • Gonore: keluarnya cairan warna putih, kuning, atau hijau dari ujung penis, disertai rasa nyeri dan perih saat buang air kecil.
  • Klamidia: gejalanya mirip dengan gonore, yaitu keluarnya cairan putih dari penis dan disertai rasa nyeri.
  • Sifilis : Sering nyeri selama hubungan seksual. Nyeri ketika buang air kecil. Keluarnya cairan atau kotoran dari penis laki-laki. Ada luka kerongkongan pada orang-orang melakukan oral sek, sehingga kerongkongan sering terasa sakit. Nyeri pada daerah sekitar anus (hal ini terjadi pada orang-orang melakukan anal sex). Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan dan atau lidah. Bintik merah pada kulit. Timbulnya bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki. Timbulnya bentuk lepuh kecil pada daerah kelamin, dimana itu bisa berubah menjadi koreng dll.
  • Herpes genital: Nyeri, gatal, dan luka kecil muncul lebih dulu. Kemudian membentuk bisul dan koreng. Setelah infeksi awal, herpes genital menjadi tidak aktif di dalam tubuh. Gejala dapat kambuh selama bertahun-tahun.

4. Gatal pada ujung penis (glans penis)

Ujung penis atau (glans penis) sering juga dialami beberapa pria keluhan gatal. Keluhan gatal yang ada bisa beragam, berikut diantaranya:

  • Herpes genitalis: sering menyerang glans penis dan kulit penis
  • Candidiasis: merupakan suatu infeksi jamur dan bisa jadi merupakan gejala diabetes pada pria
  • Kutil kelamin: merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi virus. Kutil biasanya juga terdapat pada batang penis dan area pubis
  • Lichen planus, psoriasis dan seborrhoeic dermatitis merupakan penyakit non menular seks yang dapat terjadi pada ujung penis dan menyebabkan gatal

5. Gatal pada skrotum (kulit testis/buah zakar)

Skrotum atau area kulit testis, atau lebih awam dikenal dengan istilah area buah zakar. Kerap juga menjadi sasaran keluhan gatal pada area alat vital pria. Berikut beberapa pencetus keluhan gatal pada area buah zakar:

  • Eksim: merupakan suatu penyakit kulit kronis yang ditandai dengan gatal, peradangan dan kemerahan pada kulit
  • Extramammary Paget’s disease: merupakan suatu keganasan kulit pada kulit skrotum yang terlihat serupa dengan eksim.

 

Konsultasi gratis
WA : 0857-1558-5781
CALL/SMS : 0851-3040-6868
BBM : 7E6C5F4D