Cara Menyembuhkan Kencing Nanah Sendiri tanpa Obat

Cara Menyembuhkan Kencing Nanah Sendiri tanpa Obat   Gonore terkadang menipu terlihat sudah sembuh tidak kelauar nanah lagi dan tidak sakit tapi itu waspada jika sembuh tanpa pengobatan itu bakteri mengendap atau seolah olah sembuh tapi nanti ketika daya imun menurun akan kambuh kembali dengan gejala yang lebih parah. Jika sudah seperti ini  sebaiknya segeralah lakukan pengobatan banyak solusi pengobatan yang bisa dapat dilakukan ke dokter atau dengan metode herbal yang aman tanpa efek sampaing.

Penyakit gonore sangatlah berbahaya apabiala tidak di tangani dengan segera, karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja baik laki-laki maupun perempuan bahkan bayi yang baru lahirpun bisa terkena penyakit ini. Kencing nanah atau gonore bisa segera di sembuhkan jika penyembuhan tepat dan tidak asal menggunakan obat. Obat herbal adalah cara efektif mengobati gonore kencing nanah sampai tuntas.

Kemaluan Keluar Nanah?? Maka 99% Anda Positif Terjangkit Gonore alias Kencing Nanah

Dalam menjalani kehidupan kita harus selalu selektif dan berhati-hati khususnya bagi mereka yang sudah dewasa dan melakukan hubungan intim. Dari pergaulan bebas tersebut akan menimbulkan berbagai jenis macam penyakit, salah satunya adalah penyakit kencing nanah. Penyakit gonore merupakan salah satu penyakit yang menakutkan bagi pria dan wanita dewasa.

Cara Menyembuhkan Kencing Nanah Sendiri tanpa Obat adalah bentuk alternatif dari obat gejala kencing nanah. Obat kencing nanah herbal dapat diramu dari apa saja. Namun, yang terpenting obat tersebut minimal mengandung zat yang dapat melemahkan bakteri. Ada beberapa jenis tanaman yang mampu mengobati sifilis seperti tanaman tribullus dan macca serta tanaman herbal yang lain.

Gonore atau kencing nanah adalah salah satu penyakit menular seksual yang umum dan disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Pria maupun wanita bisa terjangkit penyakit ini. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi.
Penyakit menular seksual atau PMS, kini dikenal dengan istilah infeksi menular seksual atau IMS, adalah penyakit atau infeksi yang umumnya ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman. Penyebaran bisa melalui darah, sperma, cairan vagina, atau pun cairan tubuh lainnya.
Bakteri penyakit ini bisa menyerang dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan. Bakteri gonore tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia untuk waktu yang lama, itu sebabnya gonore tidak menular melalui dudukan toilet, peralatan makan, berbagi handuk, kolam renang, berbagi gelas, ciuman, dan pelukan.
Gejala Gonore/Kencing Nanah
Beberapa penderita penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa pun, sehingga bisa tidak diketahui sama sekali jika dirinya terinfeksi. Bila menimbulkan gejala, pada penderita gonore dapat ditemukan:
Gejala gonore pada pria:
  • Pada ujung penis keluar cairan berwarna putih, kuning, atau hijau.
  • Rasa sakit atau perih saat buang air kecil
  • Peradangan pada ujung penis
  • Terkadang ditemukan rasa sakit di sekitar buah zakar.
Gejala gonore pada wanita:
  • Cairan vagina yang encer dan berwarna kuning atau hijau.
  • Sering buang air kecil.
  • Perih atau rasa sakit saat buang air kecil.
  • Rasa sakit pada perut bagian bawah pada saat berhubungan seks atau setelahnya.
  • Perdarahan pada saat berhubungan seks atau setelahnya, atau perdarahan berlebihan ketika mengalami menstruasi.
  • Gatal di sekitar kelamin.
Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis. Oleh karena itu, penyakit ini dikenal dengan sebutan ‘kencing nanah’.
Komplikasi Penyakit Gonore Kencing Nanah
Komplikasi atau masalah jangka panjang akibat gonore akan timbul jika tidak diobati. Selain itu, gonore bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya dan menimbulkan masalah serius.
Apabila infeksi raja singa (bukan sifilis) tidak diterapi dengan baik, maka dapat menimbulkan komplikasi baik pada wanita maupun pada pria. Pada wanita, dapat menyebabkan peradangan di daerah panggul, yang dapat merusak organ-organ sistem reproduksi seperti tuba fallopi (saluran tempat keluarnya sel telur menuju ke uterus) bahkan dapat memicu terjadinya infertilitas atau kemandulan. Apabila terjadi proses kehamilan, maka infeksi Gonore beresiko menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik, yaitu kehamilan diluar rahim.
Sedangkan pada pria, infeksi Gonore yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan nanah pada ujung penis dan epididymitis yaitu peradangan pada epididymis (saluran keluar dan tempat penyimpanan sperma), sehingga dapat mengganggu kualitas sperma dan menyebabkan infertilitas. Selain itu, Gonore juga dapat menyerang organ prostat dan membentuk jaringan parut di lumen uretra, sehingga mengganggu proses buang air kecil.
Infeksi bakteri penyebab juga dapat menyebar melalui aliran darah, sehingga baik wanita maupun pria dapat timbul keluhan artritis, kerusakan katup jantung, atau peradangan di otak atau sistem saraf pusat. Hal tersebut dapat bersifat fatal.
Walau jarang terjadi, infeksi pada bagian tubuh lain bisa terjadi jika gonore tidak diobati dan menyebar melalui aliran darah. Beberapa kondisi yang bisa terjadi pada pria maupun wanita adalah:
  • Iritasi kulit dan berwarna kemerahan.
  • Radang dan pembengkakan persendian.
  • Peradangan pada otak, saraf tulang belakang, dan jantung yang bisa membahayakan nyawa
Komplikasi gonore pada wanita hamil tidak hanya berdampak pada dirinya, tapi juga bisa berdampak pada bayi yang dikandungnya, seperti kelahiran prematur dan keguguran. Mata bayi yang dilahirkan oleh ibu penderita gonore bisa terinfeksi. Kerusakan penglihatan permanen akan terjadi jika bayi tersebut tidak segera diobati dengan antibiotik.
Cara Menyembuhkan Kencing Nanah
Sangat penting untuk memeriksakan dan mengobati pasangan seksual Anda karena gonore bisa ditularkan dengan mudah melalui hubungan seksual. Jika salah satu pasangan mengidap gonore, kemungkinan pasangan yang satunya juga tertular gonore.
Pengobatan gonore yang paling sering dilakukan adalah dengan satu suntikan antibiotik (biasanya pada paha atau bokong), diikuti dengan satu tablet antibiotik. Jika Anda tidak ingin disuntik, dokter kemungkinan akan menggantinya dengan tablet antibiotik lagi. Pengobatan ini biasanya didukung dengan terapi obat-obatan lainnya.
Pengobatan gonore yang telah berhasil sebelumnya tidak membuat Anda kebal terhadap penyakit gonore. Anda masih bisa terinfeksi kembali jika melakukan seks yang tidak aman.
Konsultasi gratis
WhatsApp : 0857-1558-5781
CALL/SMS : 0851-3040-6868
BBM : 7E6C5F4D